Mereduksi Stigma Negatif Pada Perempuan Muslim Pengemudi Ojek Online Di Kota Kediri

Authors

  • Trimurti Ningtyas IAIN Kediri
  • Putri Rosita Maeni Institut Agama Islam Negeri Kediri

DOI:

https://doi.org/10.35719/annisa.v14i2.60

Keywords:

Negative Stigma, Muslim Women, Ojek Online

Abstract

Transportasi berbasis online menawarkan berbagai bentuk kemudahan dalam kebutuhan transportasi. Pekerjaan sebagai pengemudi taksi online umumnya dilakukan oleh pria, namun kini juga menjadi pilihan bagi wanita. Artikel ini akan fokus, bagaimana Muslimah yang mengemudikan taksi online mengurangi stigma negatif yang ada di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas pengemudi taksi online, wawancara dengan pengemudi taksi online dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan teori gender dari Maxine Molineux. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan praksis gender di kalangan wanita muslimah pengendara taksi online lebih diarahkan pada aktivitas pemenuhan kebutuhan dan optimalisasi peran wanita dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus meninggalkan perannya di dalam rumah. Dalam kebutuhan strategis gender dalam penelitian ini digambarkan dengan upaya perempuan pengemudi taksi online untuk memiliki kendali atas diri mereka sendiri dalam posisinya sebagai penjual jasa transportasi dan tidak perlu dikasihani. Bentuk kelangsungan hidup wanita muslimah yang mengemudikan taksi online ini telah mengurangi stigma masyarakat terhadap mereka atas peran yang dimainkan oleh wanita-wanita tersebut

Online-based transportation offers various forms of convenience in transportation needs. Jobs as an online taxi driver generally performe by a man, but also now an option for women. This article will focus, how Muslim women who drive online taxis reduce the negative stigma that exists in society. This study used a qualitative approach which was carried out through observing the activities of online taxi drivers, interviewing online taxi drivers and documentation. In this study, using the gender theory of Maxine Molineux. The results show that the need for gender praxis among Muslim women who drive online taxis is more directed at activities to meet their needs and optimize women's roles in daily life without having to leave their role in the house. In the strategic needs of gender in this study are illustrated by the efforts of women online taxi drivers to have control over themselves in their positions as sellers of transportation services and not to be pitied. This form of survival of Muslim women who drive online taxis has reduced the stigma of society on them for the roles that these women play.

References

Alifina, T. "Tantangan Gender Bagi Perempuan Pengemudi Ojek Online: Studi Tentang Perempuan Pengemudi Go-Jek Di Kota Surabaya". Disertasi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2019.

Astuti, R. P. . (2019). "Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Dalam Kepemimpinan Efektif". An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, No.2 (Oktober 2019) : 263-291, https://doi.org/10.35719/annisa.v12i2.19

Baidowi, A. Memandang Perempuan: Bagaimana Al-Qur’an Dan Penafsir Modern Menghormati Kaum Hawa. Bandung: Marja, 2011.

Barth, E., & Dale-Olsen, H. "Monopsonistic discrimination, worker turnover, and the gender wage gap. Labour Economics", 16(5), 589-597 (2009).

Destry Mustika Yeni, S., Ruslan, M., & Badaruddin, B. "Peran Wanita Muslimah Dalam Menunjang Perekonomian Keluarga Di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi (Studi Kasus Kasus Pada Petugas Dinas Kebersihan Kota Jambi)". Disertasi. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2018.

Hasanah, H., & Suprianik, S. "Kepemimpinan Perempuan Perspektif Islam Dan Gender". An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, 12(1), (2019) : 22 -44.https://doi.org/10.35719/annisa.v12i1.6

Herawati, M. "Pemaknaan gender perempuan pekerja media". Jurnal Kajian Komunikasi, 4(1), 85-95 (2016).

Lewis, J., & Giullari, S. "The adult worker model family, gender equality and care: the search for new policy principles and the possibilities and problems of a capabilities approach". Economy and society, 34(1), 76-104 (2005).

Nasution, H. S. "Wanita Bekerja Dalam Pandangan Islam". Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(2) (2017).

Puspitawati, H. "Konsep, teori dan analisis gender". Bogor: Departemen Ilmu Keluarga dan Kon-sumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian, 2013.

Sari, A. W. "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Profesi Isteri Sebagai Driver Ojek Online Untuk Memenuhi Nafkah Keluarga (Studi Kasus Driver Ojek Online Wanita Di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru). Disertasi. Universitas islam negeri sultan syarif kasim riau, 2020.

Sari, s. D. M. “Larangan Pekerja Perempuan Berjilbab (Studi Deskriptif Tentang Larangan Pekerja Perempuan Berjilbab)". Disertasi. Universitas Airlangga, 2014.

Soesilo, R. Kriminologi (pengantar sebab-sebab kejahatan). Bandung: Politeia, 1985.

Sofyan, R. A. A. "Perilaku Komunikasi Ojek Online Perempuan". Disertasi. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2018.

Sufiandi, I. "Tinjauan Hukum Islam terhadap Resiko Perempuan Pekerja Ojek Online Studi Kasus GRAB Kota Metro". Disertasi. IAIN Metro, 2020.

Wibowo, D. E. (2012). Peran ganda perempuan dan kesetaraan gender. Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 3(1).

Downloads

Published

2021-10-07

How to Cite

Ningtyas, T. ., & Maeni, P. R. (2021). Mereduksi Stigma Negatif Pada Perempuan Muslim Pengemudi Ojek Online Di Kota Kediri. An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, 14(2), 1 - 13. https://doi.org/10.35719/annisa.v14i2.60

Issue

Section

Articles